Meski diawali dengan cuaca hujan namun pilkades desa Pasongsongan kecamatan Pasongsongan tetap terlaksana pada hari senin tanggal 13 mei 2013 dilapangan sawonggaling Pasongsongan.
Air hujan yang sempat membasahi desa Pasongsongan sekitar jam 06:30 sampai 10:45 membuat jadwal pencoblosan tertunda 3 jam.
Sehingga jadwal pencoblosan yang sejatinya harus dimulai jam 7:00 dan harus berakhir jam 2:00 sebelum penghitungan suara.
Karena cuaca hujan maka pencoblosan pilkades desa Pasongsongan kecamatan Pasongsongan dimulai pada jam 11:00 dan berakhir pada jam 17:00 (05:00 pm) sebelum penghitungan suara.
Pada jam 11:00 pencoblosanpun dibuka, antusias warga dari kedua pendukung mulai memadati pintu masuk areal pencoblosan kendati waktu itu masih gerimis.
Perlu diketahui bahwa masyarakat didesa Pasongsongan kecamatan Pasongsongan ini semuanya berjumlah 5686 (Lima Ribu Enam Rataus Delapan Puluh Enam) suara.
Total jumlah ini sudah termasuk dari warga desa Pasongsongan yang berada diluar daerah dan diluar negeri
Hingga pada jam 17:00 pencoblosanpun diakhiri sesuai peraturan yang sebelumnya dari kedua calon kepala desa sudah melalukan pencoblosan terlebih dahulu sebelum keduanya meninggalkan tempat pencoblosan
Calon kepala desa yang melakukan pencoblosan pertamakali adalah dari nomor 1 yakni Drs. Salamin dan di susul dengan calon kepala desa dari nomor 2 yakni Rasyid Busanto
Dari akhir pencoblosan diketahui bahwa warga yang hadir atau warga mencoblos berjumlah total 4281 (Empat Ribu Dua Ratus Delapan Puluh Satu) suara dan 1405 (Seribu Empat Ratus Lima) suara tidak mencoblos
Kurang lebih pada jam 20:00 (08:00 pm) penghitungan suara mulai dilakukan yang sebelumnya sudah dilakukan pengecekan pada surat dalam kotak.
Dalam penghitungan suara masing-masing calon kepala desa menghadirkan 3 saksi hingga penghitungan suara berakhir kurang lebih pada jam 01:30 am (setengah dua) dini hari
Dari penghitungan suara tersebut calon kepala desa nomor 1 yakni Drs. Salamin mendapat
1720 (Seribu Tujuh Ratus Dua Puluh) total suara dan calon kepala desa nomor 2 yakni Rasyid Busanto mendapat 2053 (Dua Ribu Lima Puluh Tiga) total suara, sedangkan suara yang tidak sah 58 (Lima Puluh Delapan) total suara
Maka dalam penghitungan suara tersebut Rasyid Busanto menjadi calon terpilih kepala desa Pasongsongan kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep provinsi Jawa Timur.
Translate
Senin, 13 Mei 2013
Minggu, 05 Mei 2013
Gratis, Pembuatan Dokumen Izin Untuk 1.000 Kapal Nelayan
Dinas perhubung dan lalu lintas angkutan jalan (Dishub dan LLA) provinsi Jawa timur tahun ini menggratiskan biaya pengurusan dokumen perizinan bagi 1.000 (seribu) kapal nelayan berkapasitas 10-30 gross ton layananan itu sementara terbatas bagi kapal nelayan di delapan pelabuhan perikanan jatim.
Delapan titik pelabuhan perikanan itu adalah:
Pelabuhan mayangan (Probolinggo),Muncar Dan Pancer (Banyuwangi), Brondong (Lamongan), Bulu (Tuban), Puger (Jember), Tamperan (Pacitan), dan Pelabuhan Perikanan Pasongsongan (Sumenep).
"Kedepan akan digelar merata disemua titik pelabuhan perikan di Jatim" kata kepala bidang perhubungan laut, Dishub LLAJ provinsi Jatim, Bambang Jatmiko, Kamis (11/3/2013).
Program tersebut dilakukan karna banyaknya laporan penangkapan kapal nelayan oleh polisi air di beberapa titik perairan jatim, karena tidak memiliki dokumen perizinan di tambah ada informasi bahwa sebagian besar dari total perikanan berkapasitas 10-30 gross ton di jatim sebanyak 6.000 tidak memiliki dokumen perizinan.
Dalam pelayanan gratis itu, pemilik kapal akan mendapatkan tujuh dokumen sekaligus yakni,
Surat ukur permanen,
Surat kelaikan kapal,
Pass tahunan,
Grosse akta,
SIUP,
SIPI,
Dan Surat izin kapal penangkap ikan (SIKPI)
seperti yang syaratkan dalam UU 45/2009 tentang perikanan.
Pihaknya juga memberikan secara cuma-cuma peralatan keselamatan yang menjadi salah satu syarat keluarnya dokumen perizinan tersebut berupa life jacket dan life bouy kepada pemilik kapal.
Semuanya gratis dan cepat,
nelayan hanya membayar item penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp 50 ribu/kapal
Sumber: www.kompas.com senin 11 maret 2013
Delapan titik pelabuhan perikanan itu adalah:
Pelabuhan mayangan (Probolinggo),Muncar Dan Pancer (Banyuwangi), Brondong (Lamongan), Bulu (Tuban), Puger (Jember), Tamperan (Pacitan), dan Pelabuhan Perikanan Pasongsongan (Sumenep).
"Kedepan akan digelar merata disemua titik pelabuhan perikan di Jatim" kata kepala bidang perhubungan laut, Dishub LLAJ provinsi Jatim, Bambang Jatmiko, Kamis (11/3/2013).
Program tersebut dilakukan karna banyaknya laporan penangkapan kapal nelayan oleh polisi air di beberapa titik perairan jatim, karena tidak memiliki dokumen perizinan di tambah ada informasi bahwa sebagian besar dari total perikanan berkapasitas 10-30 gross ton di jatim sebanyak 6.000 tidak memiliki dokumen perizinan.
Dalam pelayanan gratis itu, pemilik kapal akan mendapatkan tujuh dokumen sekaligus yakni,
Surat ukur permanen,
Surat kelaikan kapal,
Pass tahunan,
Grosse akta,
SIUP,
SIPI,
Dan Surat izin kapal penangkap ikan (SIKPI)
seperti yang syaratkan dalam UU 45/2009 tentang perikanan.
Pihaknya juga memberikan secara cuma-cuma peralatan keselamatan yang menjadi salah satu syarat keluarnya dokumen perizinan tersebut berupa life jacket dan life bouy kepada pemilik kapal.
Semuanya gratis dan cepat,
nelayan hanya membayar item penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp 50 ribu/kapal
Sumber: www.kompas.com senin 11 maret 2013
Jumat, 03 Mei 2013
Pelabuhan Perikanan
Pelabuhan adalah daerah perairan yang terlindung dari gelombang yang di lengkapi dengan fasilitas terminal laut yang meliputi dermaga tempat kapal dapat bertambat untuk melakukan bongkar muat barang dan sebagai tempat penyimpanan untuk menunggu keberangkatan berikutnya
(Bamban triatmono, 2002)
Pelabuhan perikanan adalah suatu kawasan perikanan yang berfungsi sebagai tempat labuh kapal perikanan, tempat pendaratan ikan, tempat pemasaran, tempat pelaksanaan, pembinaan mutu hasil perikanan, tempat pengumpulan data tangkapan, tempat pelaksanaan penyuluhan serta pengembangan masyarakat nelayan dan tempat untuk memperlancar operasional kapal perikanan
(Direktorat jendral perikanan tangkap, 2005)
Menurut peraturan menteri kelautan dan perikanan nomor per.16/men/2006 tentang pelabuhan perikanan,
pelabuhan perikanan adalah tempat yang terdiri dari daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintah dan kegiatan sistem bisnis perikanan yang di gunakan sebagai tempat kapal perikanan bersandar, berlabuh dan bongkar muat ikan yang di lengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi
2. Klasifikasi Pelabuhan Perikanan
Berdasarkan peraturan menteri kelautan dan perikanan nomor per.16/men/2006 klasifikasi besar kecilnya skala usaha pelabuhan perikanan di bedakan menjadi empat tipe pelabuhan,
a. Tipe A, pelabuhan perikanan samudera (PPS) di peruntukkan bagi kapal perikanan yang di operasikan di perairan samudera yang lazim di golongkan ke dalam armada perjalan jarak jauh sampai ke perairan laut teritorial, ZEEI, dan laut lepas.
b. Tipe B, pelabuhan perikanan nusantara (PPN) di peruntukkan bagi kapal perikanan yang beroperasi di perairan nusantara yang lazim di golongkan ke dalam armada perikanan jarak sedang sampai ke perairan ZEEI dan laut teritorial.
c. Tipe C, pelabuhan perikan pantai (PPP) di peruntukkan bagi kapal perikanan yang beroperasi di perairan pantai/pedalaman, perairan kepulauan dan laut teritorial.
d. Tipe D, pangkalan pendaratan ikan (PPI) di peruntukkan bagi kapal perikanan yang beroperasi di perairan pantai/pedalaman
3. Karekteristik Pelabuhan Perikanan
Pelabuhan perikanan ideal harus mempunyai sifat dan fasilitas-fasilitas sehingga pelabuhan tersebut dapat berfungsi dengan baik, beberapa sifat alami harus di miliki agar pembangunan pelabuhan dapat dilakukan dengan biaya yang relatif kecil,
Menurut bjurke (dalam ayodhyoa, 1975) pelabuhan perikanan yang ideal memiliki karekteristik sebagai berikut:
a) jarak tidak terlalu jauh dari fishing ground
b) lokasi berhubungan dengan daerah pemasaran ikan
c) memiliki daerah yang luas untuk pendaratan ikan dan industri penunjang lainnya
d) tempatnya menarik untuk tempat tinggal nelayan, penjual ikan dan pengusaha ikan
e) aman dalam segala cuaca
f) aman secara alami dan buatan bagi kapal yang berlabuh dari segala cuaca waktu
g) biaya masuk akal untuk mendapatkan kedalaman air yang memadai pada alur pelabuhan dan pangkalan pelabuhan
h) biaya untuk pengerukan pelabuhan murah
i) daerah cocok untuk membangun pemecah gelombang pangkalan pelabuhan, dan sarana di pantai menjadi satu unit yang di sesuaikan dengan perencanaan terpadu,
j) daerah luas sehingga tidak menyulitkan pengembangan pelabuhan.
4. Fungsi Dan Peranan Pelabuhan Perikanan
Fungsi dan peranan pelabuhan perikanan mengacu pada keputusan menteri perikanan dan perundangan yang berlaku, juga harus sesuai dengan keadaan pelabuhan serta potensi yang ada
5. Fasilitas Pelabuhan
Pemen kelautan dan perikanan nomor per.16/men/2006 menyatakan bahwa pelabuhan harus dapat berfungsi dengan baik yaitu dapat melindungi kapal yang berlabuh dan beraktivitas di dalam areal pelabuhan, agar dapat memenuhi fungsinya maka pelabuhan perlu di lengkapi dengan berbagai fasilitas.
Fasilitas pada pelabuhan perikanan terdiri dari beberapa kelompok antara lain:
a. Fasilitas Pokok :
Terdiri atas fasilitas perlindungan seperti breakwater, reventment, dan groin, dalam hal secara teknis diperlukan juga fasilitas tambat seperti dermaga dan jetty,
fasilitas perairan pelabuhan seperti kolam dan alur pelayaran penghubung seperti jalan drainase, gorong-gorong dan jembatan serta lahan pelabuhan perikanan.
b. Fasilitas fungsional:
Terdiri atas berbagai fasilitas pelayaran kebutuhan lain di areal pelabuhan seperti bantuan nafigasi, layanan transportasi, persediaan kebutuhan bahan bakar, penangan dan pengolahan ikan, perbaikan jaring, bengkel, komunikasi, dan sejenisnya
c. Fasilitas penunjang
Terdiri atas penunjang kegiatan seperti mess operator, pos jaga, pos pelayanan terpadu, peribadatan, Mck, kiaos dan sebagainya
Peruntukan Perikanan Tangkap
1. Pengembangan komoditi utama perikanan meliputi: kabupaten pacitan, kabupaten trenggalek, sendang biru di kabupaten malang, puger di kabupaten jember, dan kawasan potensial lainya meliputi ujung pangkah di kabupaten gresik, brondong di kabupaten lamungan, pondok mimbo di kabupaten situbondo, bulu di kabupaten tuban, dan Pasongsongan di kabupaten sumenep
2. Pengembangan Pelabuhan Perikan Nusantara (PPN) meliputi: prigi di kabupaten trenggalek dan brondong di kabupaten lamongan
3. Pengembangan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) meliputi: muncar di kabupaten banyuangi, puger di kabupaten jember, pondok dadap sendang biru di kabupaten malang, mayangan di kabupaten probolinggo, lekok di kabupaten pasuruan, tamperan di kabupaten pacitan dan bawean di kabupaten gresik
4. Pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) meliputi: pancer di kabupaten banyuangi, bulu di kabupaten tuban, dan Pasongsongan di kabupaten sumenep
Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Perikan
Pengolahan dan pemasaran hasil perikanan meliputi: kabupaten banyuangi, kabupaten blitar, kabupaten gresik, kabupaten lamongan, kabupaten malang, kabupaten pacitan, kabupaten pasuruan, kabupaten sidoarjo, kabupaten sumenep, kabupaten trenggalek, kabupaten tuban, dan kota probolinggo
Arahan Pengolahan Kawasan Perikanan ialah:
1. Pemertahanan, perehabilitasian, dan perevitalisasian tanaman bakau/mangrove dan terumbu karang
2. Pengembangan perikanan tangkap dan perikan budi daya
3. Penjagaan kelestarian sumber daya terhadap pencemaran limbah industri
4. Pengendalian pemanfaatan sumber daya di wilayah pesisir melalui penetapan rencana pengelolahan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil
5. Pengembangan sarana dan prasarana pendukung perikanan
6. Peningkatan nilai ekonomi perikanan dengan meningkatkan pengolahan dan pemasaran hasil perikan, dan
7. Pengembangan kelembagaan kelompok nelayan ke arah kelembagaan ekonomi/koperasi.
Rabu, 01 Mei 2013
MASJID AGUNG SUMENEP
Masjid Agung sumenep terletak di kawasan alun-alun atau jantung kota sumenep
masjid agung ini berarsitektur unik dan hampir tiada duanya di nusantara.
Dalam prasasti masjid agung keraton sumenep yang ditulis dengan huruf arab pegon dan jawa kuno,
Pada sisi kiri dan kanan pintu gerbang bangunan masjid, di tulis bahwa masjid tersebut di bangun pada 1779 masehi atau 1193 hijriah oleh panembahan somala
Awal cerita pada saat itu masjid tersebut adalah masjid keraton sumenep pertama atau masjid laju sudah tidak dapat menampung jama'ah,
Penembahan somala Atau Di kenal Pangeran Natakusuma I yang memiliki nama asli aria asirudin natakusuma ini kemudian berinisiatif untuk mendirikan masjid monomental yang punya daya tampung lebih dari 2.000 orang
Beliau lalu mengangkat pamannya kiai pekkeh menjadi kepala tukang, dalam perencanaan kiai pekkeh kesulitan menangkap keinginan panembahan somala, sehingga beberapa bulan pembangunan masjid tidak terlaksana
Lalu panembahan somala melakukan sholat istikharah dan kemudian mendapatkan petunjuk bahwa di desa Pasongsongan ada tukang keturunan bangsa cina.
Ternyata petunjuk itu benar, salah seorang tukang tersebut keturanan cina bernama lauw phia ngo, cucu dari lauw khun thing.
Dan pada saat itu juga panembahan somala memberi kebebasan pada lauw phia ngo untuk melalukan ekspresi seni pada pembangunan masjid sehingga terciptalah masjid agung yang monomental tersebut
Arsitek yang ber-etnis tionghua telah menorehkan unsur budaya cina pada seni bina bangunan masjid ini selain itu lauw phia ngo juga menyatukan seni arab, Persia, Jawa, Dan India Menjadi Satu Kesatuan Yang Utuh Pada Bangunan Masjid Agung Sumenep Ini.
masjid agung ini berarsitektur unik dan hampir tiada duanya di nusantara.
Dalam prasasti masjid agung keraton sumenep yang ditulis dengan huruf arab pegon dan jawa kuno,
Pada sisi kiri dan kanan pintu gerbang bangunan masjid, di tulis bahwa masjid tersebut di bangun pada 1779 masehi atau 1193 hijriah oleh panembahan somala
Awal cerita pada saat itu masjid tersebut adalah masjid keraton sumenep pertama atau masjid laju sudah tidak dapat menampung jama'ah,
Penembahan somala Atau Di kenal Pangeran Natakusuma I yang memiliki nama asli aria asirudin natakusuma ini kemudian berinisiatif untuk mendirikan masjid monomental yang punya daya tampung lebih dari 2.000 orang
Beliau lalu mengangkat pamannya kiai pekkeh menjadi kepala tukang, dalam perencanaan kiai pekkeh kesulitan menangkap keinginan panembahan somala, sehingga beberapa bulan pembangunan masjid tidak terlaksana
Lalu panembahan somala melakukan sholat istikharah dan kemudian mendapatkan petunjuk bahwa di desa Pasongsongan ada tukang keturunan bangsa cina.
Ternyata petunjuk itu benar, salah seorang tukang tersebut keturanan cina bernama lauw phia ngo, cucu dari lauw khun thing.
Dan pada saat itu juga panembahan somala memberi kebebasan pada lauw phia ngo untuk melalukan ekspresi seni pada pembangunan masjid sehingga terciptalah masjid agung yang monomental tersebut
Arsitek yang ber-etnis tionghua telah menorehkan unsur budaya cina pada seni bina bangunan masjid ini selain itu lauw phia ngo juga menyatukan seni arab, Persia, Jawa, Dan India Menjadi Satu Kesatuan Yang Utuh Pada Bangunan Masjid Agung Sumenep Ini.
Selasa, 30 April 2013
NELAYAN PASONGSONGAN ENGGAN MELAUT
Nelayan Desa Pasongsongan Enggan Melaut
Kali Ini Bukan Karena Cuaca Buruk Yang Extrim
Melainkan Adanya Himbauan Yang Disiarkan Bahwa Pada Tanggal 2 - 5 Mei Akan Di Adakan Latihan Perang Gabungan
Dalam Siaran Menghimbau Kepada Seluruh Para Nelayan Khususnya Nelayan Desa Pasongsongan Untuk Tidak Melaut Pada Tanggal 2 - 5 Mei Demi Keselamatan
Karena Himbauan Dalam Siaran Itulah Para Nelayan Desa Pasongsongan Enggan Melaut
Enggannya Para Nelayan Desa Pasongsongan Ini Selain Karena Adanya Himbauan Juga Karena Musim Ini Tadha' La'kala'an Istilahnya Adalah Kalaupun Melaut Hasil Tangkapannya Pasti Kurang Dari Pokok
Lalu Benarkah Akan Ada Latihan Perang Gabungan Di Pesisir Utara Atau Laut Jawa?
Surabaya - Sebanyak 42 KRI Dari Berbagai Jenis Milik TNI AL Dikerahkan Untuk Mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2013 Yang Akan Berlangsung Di Situbondo Jawa Timur, 2 - 5 Mei 2013
Kepala Staf AL (Kasal) Laksamana TNI Marsetio Di Dermaga Ujung Koarmatim Surabaya Memimpin Gelar Pasukan TNI AL Sekaligus Menginspeksi Kesiapan Unsur-unsur Tempur Laut Yang Akan Terlibat Dalam Latihan Gabungan Tersebut
Total Personel TNI AL Yang Terlibat Mencapai Sekitar 6.000 Pasukan
Ini Bertujuan Meningkatkan Profesionalisme Prajurit TNI Dalam Melaksnanakan Operasi Militer Guna Menguji Kemampuan Satuan TNI Dalam Merencanakan, Melaksanakan, Dan Mengendalikan Mekanisme Operasi Gabungan
Sementara Itu Pangkostrad Letjen TNI M. MUNIR Selaku Pangkogab Latgab TNI tahun 2013 Menegaskan Bahwa Latihan Gabungan TNI 2013 Merupakan Latgab Yang Lebih Besar Dari Latgab Sebelumnya
Didampingi Dankodiklat TNI Selaku Wadirlat Latgab TNI Tahun 2013, Wairjen TNI Selaku Ketua Tim Penilai Latgab TNI Tahun 2013, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Agung Pramono Dan Danpasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari Santoso Selaku Danpasrat Latgab TNI 2013
Latgab TNI 2013 Telah Diawali Dengan Latposko Di Mako Divisi I / Kostrad Cilodong Pada 9 - 19 April 2013 Lalu Latihan Umum (Latum) Atau Latihan Pendahuluan Di Laut Jawa Dan Sitobondo Jawa Timur Pada 2 - 5 Mei 2013
Kali Ini Bukan Karena Cuaca Buruk Yang Extrim
Melainkan Adanya Himbauan Yang Disiarkan Bahwa Pada Tanggal 2 - 5 Mei Akan Di Adakan Latihan Perang Gabungan
Dalam Siaran Menghimbau Kepada Seluruh Para Nelayan Khususnya Nelayan Desa Pasongsongan Untuk Tidak Melaut Pada Tanggal 2 - 5 Mei Demi Keselamatan
Karena Himbauan Dalam Siaran Itulah Para Nelayan Desa Pasongsongan Enggan Melaut
Enggannya Para Nelayan Desa Pasongsongan Ini Selain Karena Adanya Himbauan Juga Karena Musim Ini Tadha' La'kala'an Istilahnya Adalah Kalaupun Melaut Hasil Tangkapannya Pasti Kurang Dari Pokok
Lalu Benarkah Akan Ada Latihan Perang Gabungan Di Pesisir Utara Atau Laut Jawa?
Surabaya - Sebanyak 42 KRI Dari Berbagai Jenis Milik TNI AL Dikerahkan Untuk Mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2013 Yang Akan Berlangsung Di Situbondo Jawa Timur, 2 - 5 Mei 2013
Kepala Staf AL (Kasal) Laksamana TNI Marsetio Di Dermaga Ujung Koarmatim Surabaya Memimpin Gelar Pasukan TNI AL Sekaligus Menginspeksi Kesiapan Unsur-unsur Tempur Laut Yang Akan Terlibat Dalam Latihan Gabungan Tersebut
Total Personel TNI AL Yang Terlibat Mencapai Sekitar 6.000 Pasukan
Ini Bertujuan Meningkatkan Profesionalisme Prajurit TNI Dalam Melaksnanakan Operasi Militer Guna Menguji Kemampuan Satuan TNI Dalam Merencanakan, Melaksanakan, Dan Mengendalikan Mekanisme Operasi Gabungan
Sementara Itu Pangkostrad Letjen TNI M. MUNIR Selaku Pangkogab Latgab TNI tahun 2013 Menegaskan Bahwa Latihan Gabungan TNI 2013 Merupakan Latgab Yang Lebih Besar Dari Latgab Sebelumnya
Didampingi Dankodiklat TNI Selaku Wadirlat Latgab TNI Tahun 2013, Wairjen TNI Selaku Ketua Tim Penilai Latgab TNI Tahun 2013, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Agung Pramono Dan Danpasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari Santoso Selaku Danpasrat Latgab TNI 2013
Latgab TNI 2013 Telah Diawali Dengan Latposko Di Mako Divisi I / Kostrad Cilodong Pada 9 - 19 April 2013 Lalu Latihan Umum (Latum) Atau Latihan Pendahuluan Di Laut Jawa Dan Sitobondo Jawa Timur Pada 2 - 5 Mei 2013
PILKADES DESA PASONGSONGAN KECAMATAN PASONGSONGAN
Pada hari senin 13 mei 2013
Kecamatan Pasongsongan akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades)
Ini menurut hasil rapat forum pimpinan daerah (forpinda) dan juga dari surat edaran (SE) bupati sumenep nomer: 141/374/435.012/2013 tanggal 12 april 2013 memutuskan jadwal pilkades
Ada dua calon yang akan bersanding di panggung pemilihan kepala desa untuk desa Pasongsongan ini yakni:
1. Drs. Salamin
dan
2. Rasid Busanto
Langganan:
Postingan (Atom)
Label
- Agen Pemasaran (3)
- Asli Pasongsongan (2)
- Berita (12)
- Ragam (4)
- Seni Dan Budaya (1)